Culiacan 2011 - Misi jangka pendek

Culiacan 2011 - Misi jangka pendek

" Mereka dipersatukan dengan kasih Allah dan kerinduan untuk melayani"

Chucho menuliskan, " Bagi mereka yang tersesat, tidak mengetahui jalan, yang sakit, yang kekurangan, mereka yang seperti domba tanpa gembala. Adalah untuk mereka, setiap tahun kami datang mengunjungi daerah perkebunan dan perkampungan pekerja di Culiacan guna membawa harapan dan keselamatan."

Beth dari Amerika Serikat bergabung dalam outreach selama 2 minggu. Berikut ini sebagian dari tulisannya.

" Dalam minggu pertama di bulan Pebruari, terdapat 2 malam cuaca dingin membeku yang menghancurkan 80% tanaman siap panen. Sebagian pekerja pendatang yang biasanya bekerja selama 7-12 minggu, saat itu hanya bekerja beberapa hari - tidak cukup mendapatkan upah untuk menghidupi keluarganya. Bahkan pengusaha perkebunanpun yang telah medatangkan mereka dengan bis untuk bekerja, juga mengalami kesulitan untuk mendapatkan biaya yang cukup untuk mengembalikan mereka pulang dengan bis.

Meskipun demikian, kami berhasil mengunjungi beberapa perkampungan sesaat sebelum para pekerja pergi meninggalkan perkampungan dengan bis untuk kembali ke rumah nya, membagikan CD serta beberapa bagian Alkitab. Kadangkala hanya itulah yang dapat kami kerjakan. Di perkampungan lainnya, kami mengadakan panggung boneka yang dilanjutkan dengan memutarkan film tentang Yesus. Sementara hal ini berlangsung, kami pergi berkelompok antara 2 atau 3 orang untuk menyelidiki bahasa asli dari orang-orang yang hadir, kemudian kami membuat salinan rekaman CD dalam bahasa asli mereka. Proyek Culiacan memiliki 250 macam bahasa asli yang siap untuk dibagikan, namun selalu saja dijumpai beberapa bahasa yang belum pernah direkam sebelumnya.

Orang-orang ini tergolong kekurangan dalam berbagai macam hal. Mereka tinggal dalam perkampungan yang kumuh dan miskin, namun kebutuhan rohani mereka jauh lebih besar. Mereka sungguh bersuka cita dengan CD yang kami bagikan, dan banyak yang belum mendengar Yesus; seluruh cerita Alkitab itu merupakan hal yang baru bagi mereka. Mereka banyak mengajukan pertanyaan seusai menonton film. Mereka minta didoakan.

Mereka tidak dapat membaca. Mereka bersuka hati bahwa Tuhan mau memperhatikan mereka dengan mengirimkan beberapa pengabar Injil sederhana untuk memperlihatkan film serta membagikan kabar baik kepada mereka.

Sungguh menyayat hati melihat anak-anak datang bersama orang tua mereka. Seharusnya mereka pergi bersekolah, tapi banyak yang harus bekerja dilapangan bersama orang tua mereka. Sebagian dari mereka mendapat perlakuan kasar dari orang dewasa di perkampungan itu.

Para pengabar Injil di proyek Culiacan ini sebenarnya memiliki kondisi yang hampir sama dengan orang-orang yang di Injili nya. Beberapa dari mereka, biaya perjalanan nya dibiayai oleh gereja mereka yang juga kekurangan dana. Beberapa dapat berbicara salah satu dari bahasa asli yang ada dan berbahasa Spanyol. Sebagian lagi hanya berbahasa Inggris, namun mau membantu. Latar belakang merekapun berbeda-beda, tapi semuanya ingin membantu. Mereka dipersatukan dengan kasih Allah serta kerinduan untuk melayani.

Sementara saya berada di sana, sekitar 35 - 50 orang bekerja di proyek ini. Mereka dibagi dalam beberapa tim dan pergi ke perkampungan, kadang sampai 5 perkampungan dapat dikunjungi sekaligus jika terdapat cukup pekerja. Jika perkampungannya besar, maka akan dikunjungi oleh 2 tim.

Singkatnya, adalah merupakan berkat yang besar bagi saya untuk dapat pergi ke Culiacan dan membantu di sana."

Di bulan Januari setiap tahun selama 21 tahun, tim dari Meksiko dan beberapa orang percaya dari negara lain dibawah pimpinan GRN Meksiko telah mengujungi ribuan pekerja Indian (Meksiko) di daerah perkebunan kaya di Culiacan, membawa kabar pengharapan dan kehidupan...dan pekerjaan Tuhan adalah ajaib! Hal ini terulang lagi pada tahun ini.

Chucho, direktur dari Buenas Nuevas (GRN Meksiko) menceritakan kisah Martin, seorang Indian Nahuati yang kecanduan narkotik kepada kami. Martin telah diberikan sebuah CD GRN ditempat dimana dia mengambil upah kerjanya. Beberapa hari kemudian, ia berjumpa dengan dengan salah satu tim GRN dan menceritakan kisahnya.

" Hari itu saya merasa sangat sedih dan tertekan. Saya menyimpan banyak persoalan karena obat-obatan yang menghancurkan saya dan keluarga saya. Saya punya rencana untuk bunuh diri setelah mengambil upah kerja saya. Ketika berada di dalam kamar, saya mendengarkan CD yang diberikan kepada saya dan masih saya pegang. Itu bahasa asli saya dan sungguh berbicara di dalam hati saya. Saya mendengarkannya sampai habis. Setelah selesai, saya berkata kepada Tuhan ' jika engkau benar ada, tolonglah saya. Berikan saya satu kesempatan lagi'. Tiba-tiba saya merasa begitu lelah dan ingin tidur. Dalam tidur saya, saya bermimpi dan melihat sinar yang begitu terang. Suatu suara berkata ' Engkau akan mendapat waktu yang lebih lama bersama keluargamu'. Waktu saya terbangun, saya sadar bahwa Tuhan telah berbicara kepada saya. Saya tahu Ia sungguh ada."

Jumlah untuk tahun ini (2011) memang berkurang, tapi lebih dari 75 orang ikut serta di dalam misi sebulan penuh ini. 90 perkampungan telah dikunjungi namun 3 menolak kedatangan kami. Lebih dari 6.000 CD dalam bahasa Spanyol telah dibagikan dan 6,800 CD lainnya dalam 110 bahasa asli juga telah dibagikan. 3.600 orang membuat keputusan untuk mengikut Kristus. Hanya untuk Tuhan saja kemuliaan ini!

Harap doakan bagi mereka yang baru percaya agar mereka tetap tinggal kuat dalam iman mereka yang baru di dalam kehidupan normal mereka selanjutnya di desa mereka. Juga doakan untuk Culiacan 2012. Perencanaan sedang dibuat karena masih banyak lagi yang perlu mendengar berita pengharapan dan kehidupan.

Informasi lebih lanjut