Sekilas dari negeri ke emasan

Sekilas dari negeri ke emasan

Tapi terdapat tanda-tanda harapan dan bukti pekerjaan Tuhan. Di negara bagian Shan dimana jumlah orang Kristen mungkin sekitar 1 atau 2 persen, saya berjumpa dengan orang-orang Kristen yang setia dari bagian negara yang lain yang bekerja bagi Kerajaan Tuhan. Di suatu tempat, sekitar 100 orang petani sederhana telah datang kepada Tuhan - bukan tanpa pergumulan dan tentangan.

'John' memperkenalkan saya kepada seorang petani tua yang beberapa tahun sebelumnya telah memintanya untuk melakukan sesuatu mengatasi kuasa setan di kuburan setempat. Jika malam tiba, suara setan yang meratap-ratap terdengar dan tak ada orang atau hewan sekalipun yang berani mendekatinya. John mengumpulkan beberapa orang percaya didaerah itu dan bersama mereka berdoa dan meninggikan dan memuji nama Tuhan disekitar tempat itu. Dalam nama Yesus mereka memerintahkan roh jahat itu untuk pergi. Sejak saat itu, suara-suara itu tak terdengar lagi. Kuasa kegelapan dan ketakutan telah hilang. Orang tua dan istrinya datang ke gereja berbulan-bulan kemudian sebelum akhirnya mereka menerima Kristus. Sekarang, 8 dari 13 anak mereka yang telah dewasa mengikuti mereka. Petani tua ini memberikan sebidang tanahnya untuk sebuah tempat persekutuan sederhana yang akan dibangun.

Di tempat lain saya bertemu dengan seorang wanita bernama 'Grace'. Ia datang kepada Tuhan beberapa tahun yang lalu, berlatar belakang seorang penganut Budha dan ia mengabdikan dirinya untuk Tuhan dan untuk menjangkau orang-orang dari sukunya sendiri. Tuhan telah memakainya dalam berbagai cara, termasuk menjadi 'suara' dalam rekaman GRN dengan bahasanya. Banyak orang datang kepada Tuhan dengan mendengarkan rekaman tersebut. Dia menuliskan lagu-lagu Kristen dalam bahasanya yang juga telah direkam dan dibagikan. Sebagian besar waktunya digunakan untuk mengasuh anak-anak yatim piatu di Yangon (dia sendiri seorang anak yatim piatu) tapi setiap tahun ia meluangkan waktunya 1 atau 2 bulan kembali ke negara bagian Shan menyaksikan imannya di sana.

" Si ibu mendengarkan dan Tuhan berbicara di dalam hatinya"

Grace bercerita akan seorang kawannya yang berusaha memberitakan Gospel kepada ibunya yang lanjut usia. Ibunya berulang kali menolak mendengarkannya, dan suatu kali ia memberikan rekaman yang dibuat oleh Grace. Ibunya mendengar rekaman itu dan Tuhan berbicara di dalam hatinya. Sekarang iapun telah mengikut Yesus.

Saya berjumpa dengan beberapa kelompok siswa sekolah Alkitab yang mempunyai hati untuk melayani Tuhan dan merindukan pertumbuhan gerejaNya. Mereka dan guru mereka banyak memerlukan dukungan doa. Suatu tantangan yang besar adalah menemukan cara yang sesuai dengan budaya mereka untuk membagikan Gospel ini sehingga mereka tidak menolaknya hanya karena menganggapnya sebagai 'agama dari barat'.

Banyak lagi pelayanan yang belum saya lihat, tapi apa yang saya lihat telah cukup mengingatkan saya akan perlunya dukungan doa bagi negara ini dan rakyatnya.

Myanmar adalah negara yang indah dan kaya dengan sumber alam dan manusia. Sayangnya kekayaan itu jatuh ke tangan segelintir orang, sedangkan sebagian besar lainnya hidup dalam kesusahan. Memang ada 'sedikit' kebebasan, tapi orang tampak berhati-hati bahkan berbicarapun lebih berhati-hati lagi, Beberapa suku hidup dalam keadaan tertekan.

Saya mengunjungi 'Bagan' pada tepi sungai Irrawadi yang besar. Ini merupakan jantung agama Budha di Myanmar. Lebih dari 2.000 pagoda memenuhi pemandangan berasal dari abad ke 11 - beberapa kecil dan sederhana, beberapa lagi besar dan sangat rumit. Semuanya merupakan tempat pemujaan dan bersemedi. Banyak diantaranya dibangun oleh mereka yang percaya bahwa dengan melakukan hal itu mereka mendapat pahala dan mengatasi konsekwensi dari kesalahan mereka.

Hingga hari ini banyak orang memberi cukup banyak kepada para biarawan dan kuil-kuil demi untuk mendapat kehidupan yang lebih baik pada masa kehidupan berikutnya!

Pelayanan GRN di negeri ini memang kecil, akan tetapi efektif dan terus bertumbuh memberi dampak. Rekaman telah dibuat sekitar dua pertiga dari bahasa yang ada. Masih banyak bahasa yang perlu direkam dan masih banyak materi lain yang dibutuhkan dalam bahasa-bahasa tersebut. Materi yang ada memang tidak banyak digunakan, akan tetapi terdapat sejumlah pekerja lokal Kristen yang menggunakannya dan sangat memanfaatkannya.

Doakanlah negara ini dan juga rakyatnya. Doakan juga mereka yang bekerja diladang Tuhan.

Informasi lebih lanjut