Kenya

Kenya

Dulu lebih dari 80% penduduknya beragama Kristen. Saat ini kurang dari 17% mengikuti kebaktian di ke gereja.

Winston menuliskan: "Sungguh menakjubkan melihat betapa Tuhan selalu menolong kami selama ini untuk memenuhi kebutuhan rohani di daerah yang sangat luas sekali dengan begitu banyak bahasa dan dialek, meskipun keuangan dan sumber daya manusia terbatas. Terpujilah Tuhan!"

Jika anda ingin membantu pekerjaan GRN di Kenya, atau dimanapun juga, anda dapat melakukannya melalui kantor Australia atau Kanada.

GRN bersama dengan banyak gereja dan misionary lainnya mencoba menjawab tantangan besar untuk melakukan 'pengabaran Injil ulang' ke negara ini.

Baru-baru ini , GRN Kenya mengembangkan kerjasama strategis dengan 2 denominasi lokal yang berfokus kepada: melatih anak-anak di Sekolah Minggu dengan menggunakan materi GRN, melatih orang dewasa untuk terlibat dalam pengabaran Injil dan pemuridan menggunakan materi GRN, dan melakukan outreach kepada anak jalanan di pusat rehabilitasi dan ke tukang 'Boda Boda' (orang yang menarik sepeda atau sepeda motor untuk transportasi umum) yang umumnya tidak datang ke gereja.

Untuk melengkapi pelayanan diantara anak-anak, banyak bahasa di Kenya yang telah direkam memerlukan perubahan agar memenuhi 'kebutuhan khusus' untuk anak-anak. Terdapat kebutuhan yang besar untuk materi ini.

Lebih dekat lagi ke pusat pelayanan GRN, masih terdapat 20 suku di Kenya yang belum tersentuh oleh Injil. Hal ini merupakan prioritas utama GRN Kenya, disamping itu masih banyak lagi yang harus

Seperti Sebuah Rahang Keledai!

Direktur GRN Kenya, Winston Omeya, membandingkan pelayanan GRN Kenya dengan Samson yang membunuh ribuan orang Filistin dengan sebuah rahang keledai!

Tim GRN Kenya walau kecil, tapi berkembang. 3 orang lokal yang baru - Alex (distribusi dan penjualan) dan Joel (kerjasama dan publisitas) - membantu Winston (Direktur), Boaz (perekam) dan Beatrice Inyama (baru pulih dari stroke) dan Walter (pembukuan). Mereka mencari seorang perekam baru untuk di latih dan membantu Boaz.

Dengan bantuan terbesar datang dari Kanada, tim ini menargetkan untuk membuat perubahan bagi Kerajaan Allah di Kenya. Mereka mengaharapkan dukungan doa sebab banyak mengahadapi tantangan.

Sudan sangat dekat di hati kami di kantor Nairobi, karena perang saudara yang lama yang merobek dan menghancurkan banyak jiwa manusia.

Sejak awal tahun, kami telah membagikan materi yang ada pada kami lebih banyak ke Sudan daripada ke negara lainnya di daerah ini selain daripada ke Kenya. Ini menunjukkan kehausan rohani yang ada di negara ini. Di bulan Pebruari, Winston berada di Boma, Sudan selatan mengajar dan melakukan pemuridan untuk pemimpin remaja dan pendeta menggunakan materi GRN.

Para missionari di Rwanda mengatakan kepada kami bagaimana penggunaan materi GRN di negara tersebut telah ikut membantu membangun bangsa itu. Setelah pembantaian di tahun 1994, para missionari mendapati bahwa hampir mustahil untuk melayani suku Hutu dan Tutsi di Rwanda, karena tingginya ketegangan yang ada di negara itu. Kecurigaan yang ada membuat orang menutup diri. Banyak orang masih mencoba untuk berdamai setelah pengalaman pembantaian yang mengerikan itu. Materi GRN membuktikan kegunaannya dengan membawa orang-orang datang bersama dan menyampaikan kabar berupa harapan dan pengampunan melalui Kristus, Raja Damai.

Berita Rekaman

Rekaman Good News dan ke 8 seri Look, Listen & Live baru-baru ini disiapkan dalam bahasa Nubi di Sudan selatan. Terjemahan ke 8 seri Look, Listen & Live ke dalam Dinka Padang, juga di Sudan selatan telah selesai. Rekaman sudah selesai, penyuntingan dan pemograman juga akan segera selesai.

Rekaman dalam bahasa Nyamwezi, Barabaig dan Nyiramba dari Tanzania direncanakan untuk tahun depan.

Informasi lebih lanjut