Saber Digunakan - Hasil Uji Lapangan

Saber Digunakan - Hasil Uji Lapangan

Sejak awal pengembangannya di bulan Juli 2008, Saber alat digital yang diputar dengan tangan hingga kini meluas uji lapangannya di banyak tempat di dunia. Uji lapangan ini diperlukan untuk pengembangan setiap peralatan baru apa pun, agar dapat segera diketahui apa saja kelebihannya, kekurangannya, dan perubahan-perubahan apa saja yang perlu dilakukan.

Karena Saber akan digunakan untuk menyampaikan Kabar Baik di berbagai bagian dunia, kepentingan yang paling utama adalah dapat diandalkan, mudah penggunaannya, tangguh, dan praktis. Informasi berikut ini adalah masukan yang kami terima dan kumpulkan dari berbagai penjuru dunia.

Mudah penggunaannya

Pengoperasian alat ini simpel, dan dapat dengan mudah dikuasai oleh mereka yang tuna aksara dan bukan orang teknik.

Cara penggunaannya yang begitu mudah hingga kini disambut dengan positif, dan dari masukan yang diberikan, mayoritas menggemari kesederhanaannya. Contohnya, uji lapangan di Honduras menyatakan bahwa anak-anak desa di sana dalam waktu singkat mampu mengoperasikan Saber.

Saber itu cepat dan mudah mengunggahnya, dan pengoperasiannya mudah untuk dipahami. Disarankan agar dilengkapi dengan tali gantungan atau pegangan, dan GRN sedang mempertimbangkan membuat tas untuk memudahkan membawanya.

Saber kini sedang dilengkapi dengan tombol-tombol yang menonjol di membrannya, sehingga lebih memudahkan bila kondisi penerangan lemah, juga bagi mereka yang lemah penglihatannya. Instruksi yang lebih baik tentang cara penggunaannya juga dilampirkan bersama alat ini.

"Saya baru saja kembali dari Honduras, selama seminggu saya bekerja sama dengan beberapa gereja kami di sana, mendistribusikan bantuan kemanusiaan ke desa-desa di pelosok. Instruksi penggunaan dan cara menyalin ke Saber berguna sekali dan mudah, dan saya mengunggah bahan cerita Alkitab berbahasa Spanyol hanya dalam tempo sekitar 15 menit. Begitu tersimpan di situ, alat ini bekerja begitu tangguh dan mudah pengoperasiannya."

Baterai dan Generator

Saber memiliki sumber daya internal berupa baterai yang bisa diisi ulang. Generator yang ada di dalamnya membuat mesin tersebut dapat diisi ulang dayanya dengan cara memutar tuasnya. Sumber-sumber daya eksternal, seperti sumber daya AC/DC, panel tenaga surya, atau baterai, juga dapat digunakan untuk mengisi ulang mesinnya.

Tuas yang diputar tangan merupakan fitur utama Saber. Ada yang memberi masukan bahwa mengisi ulang Saber secara manual itu melelahkan, namun semua uji coba menyatakan bahwa sekali tenaganya terisi penuh, Saber dapat digunakan untuk waktu yang memadai lamanya.

Beberapa orang yang melakukan uji coba, memperhatikan kekuatan daya baterai menurun ketika volumenya diputar penuh. Seperti semua baterai, tenaga akan terkuras dengan cepat bila penggunaannya ditingkatkan. Temperatur yang tinggi juga akan menyebabkan kemampuan baterai secara alami melemah lebih cepat.

Para insinyur Saber menganjurkan agar alat ini diisi ulang dengan memutar tuasnya semenit, SEBELUM DIGUNAKAN. Bila Saber digunakan dengan volume penuh, sebaiknya tuasnya tetap diputar dengan tangan sementara digunakan, agar menjaga alat ini tetap berbunyi. Bila suplai tenaga listrik tersedia, termasuk adaptor AC atau panel tenaga surya, Saber dapat digunakan sambil diisi ulang.

Jadi jelas bahwa tanpa menggunakan adaptor AC, panel tenaga surya atau baterai eksternal, Saber harus terus diputar tuasnya dengan tangan selama pengoperasiannya. Saat uji coba, adaptor AC belum tersedia, berarti harus beli adaptor di tempat lain, atau isi ulang hanya dapat dilakukan secara manual. Kini adaptor AC sudah tersedia, dan panel tenaga surya juga tersedia sejak pertengahan tahun 2009.

"Saber terbukti sangat populer setelah mendemonstrasikannya sejenak. Seseorang bahkan membiarkan Saber menyala semalam suntuk! Saya mengestimasi Saber bisa menyala selama 10 jam baru perlu diisi ulang."

Toughness and Reliability

The Saber player is made to withstand extremes of temperature and conditions, yet consistently provide excellent sound quality.

The testing has confirmed that the Saber performs extremely well in extreme conditions, is rugged and durable, and has an excellent design. A field-worker was very impressed that the Saber did not require the "tender care" that many other players do.

A missionary from Kenya was most excited at the rugged design of the Saber. He reports, "Having a great time here showing off the Saber. Everyone has shown great interest in it. I have dropped it about twenty times so far and it still works great! We are so impressed with the durability." Whilst we certainly do not recommend constantly dropping the Saber, the report was very encouraging.

Volume and Quality

The Saber has an amplifier, speaker and sound box, so it can play at significant volume with good quality. This makes it ideal for use in groups. It handles speech and music equally well.

Field testing the Saber sound quality has provided this report; "Very clear audio. The built in amplifier is powerful and will provide volumes necessary for ministering to large groups. I will be using them in Northern Africa".

All of the feedback has proven the Saber to have excellent volume and clarity. The built in amplifier is powerful, providing great sound quality. This has been extremely beneficial in playing the gospel message to large groups of people.

It has been suggested that an LCD display screen be fitted to show what is stored on the machine. Whilst a notable suggestion, the screen may not be useful to non-literate people, and will require more battery power. While further consideration is being given to a visual display for a future version of the Saber, it is more important that the audio on the Saber includes announcements to tell people clearly where they are. A new version of the Saber Copy utility will give some extra assistance to do this.

GRN engineers are extremely happy with the testing work carried out in many differing parts of the world. Whilst modifications have been made to improve the Saber, they are minor. The majority of the feedback has been encouraging and it is clear to see that the Saber is a fantastic resource for sharing the gospel message.

A Pastor working amongst indigenous Australians in Western Australia had great praise for the Saber. He shares this story, "I first introduced the Saber to 15 voluntary indigenous church leaders at our recent mini-course. The daytime maximum temperatures at the course were about 38-40 degrees Celsius, and the conditions were extremely dusty due to the recent drought in Australia. The course was held in the local women's centre, which has steel-mesh (open air) walls around 30% of its perimeter. So, each afternoon we had to blow out all the dust which had gathered over night and during the day because of the persistent dust storms. The Saber performed particularly well given these extreme conditions."

Informasi lebih lanjut